MENJAJAL ASPAL DENGAN RODA DUA DEMI KETUPAT LEBARAN - Sisi Lain Young Engineer MENJAJAL ASPAL DENGAN RODA DUA DEMI KETUPAT LEBARAN

MENJAJAL ASPAL DENGAN RODA DUA DEMI KETUPAT LEBARAN

Perjalanan mudik pulang kampung dengan jarak tempuh yang hanya satu setengah jam, menurut  saya, masih aman untuk dijajal dengan sepeda motor. Keseruan menjajal aspal dengan roda dua sambil menghirup udara segar, melihat pemandangan indah sepanjang perjalanan dan fantasi ketupat lebaran yang menanti di kampung halaman. Ada sensasi tersendiri yang dirasakan oleh para bikers dalam menjajal roda dua demi ketupat lebaran. Namun, Jika mudik menggunakan sepeda motor, tidak disarankan membawa anak-anak, apalagi membawa istri orang.



#Biar dikirain masih bujangan ya, Gan?
#Bukan Bro, biar safety aja
#Biar bisa godai cewe di jalan ya, Gan?
#Su'udzon aja sii Bro, biar safety aja
#Masa sii?
#Suer
#Ga percaya
#Kok lu yang repot sii Bro, gue tabrak juga lu nih..



abuathar
Sumber Gambar: http://www.hargamotorhondabandung.com/



Dalam berkendara, tentu ada aturan main yang harus diikuti oleh para bikers, seperti pengecekan kondisi motor, safety riding equipment dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima saat berkendara.



Cek Kondisi Motor

Belajar dari kejadian buruk perjalanan mudik malam hari dari kota Padang ke kota Bukittinggi pada tahun sebelumnya. Baru sepuluh menit perjalanan, saya terpaksa harus rela singgah di bengkel karena kondisi rem yang terasa sangat menempel dan kondisi lampu redup akibat aki yang soak. Kejadian yang sangat disayangkan sekali karena membuat perjalanan semakin lama. Tapi, saya bersyukur gejala kerusakan sepeda  motornya dapat diketahui dari awal dan berada pada titik  yang mudah menemukan bengkel. Untuk mudik tahun setelahnya, saya memeriksa kondisi sepeda motor beberapa hari sebelum berangkat mudik. Jujurnya, saya melakukan service rutin ke bengkel sebelum berangkat mudik. Berkat melakukan service, sepanjang perjalanan terasa nyaman sekali tanpa gangguan apapun. Jalanan serasa mulus kaya paha cherrybelle. (*Astaga, keceplosan). Pemandangan bukit di sebelah kiri dan lembah di sebelah kanan diiringi oleh sembriwing angin sejuk, semakin memacu semangat mengejar ketupat lebaran di kampung halaman. Tanjakan oke turunan no problemo, belokan tipis, belokan tajam, ayuks aja. Lepas tangan juga bisa, kalau sepeda motor sedang parkir. Hehehehe..



#Yah duit keluar donks, Gan?
#Perhitungan banget sii Bro
#Iya donks,
#Tapi klo terjadi apa-apa sama lu, ntar malah gue yg nyumbang bro
#Nyumbang apaan?
#Beli buah buat jenguk elu klo kecelakaan
#Asyem,, doa lu jelek banget, Gan




abuathar
Sumber Gambar: https://moladin.com/part-acc-motor/aki-motor



2. Safety Riding Equipment

Dalam dunia penjajalan aspal dengan roda dua, terkadang berlaku prinsip "nabrak atau ditabrak". Wejangan ini tepatnya mengajak para bikers untuk lebih hati-hati di jalanan, karena bahaya bisa saja terjadi akibat kelalaian diri sendiri, atau imbas dari kelalaian pengendara lain. Cerita pengalaman asik lagi nih, saya pernah tiba-tiba ditabrak oleh pengendara lain dari arah sebelah kanan, stang sepeda motornya tepat mendarat di rusuk kanan. Sepertinya, pengendara tersebut berusaha menghindari mobil dari arah berlawanan. Untungnya saya sudah terlindung body cover saat itu, sehingga sakitnya jadi tidak terasa, tetapi kagetnya bukan main. Di saat itulah saya merasa seperti iron man yang terlindung oleh pakaian besi. Karena dasarnya saya adalah orang baik, saya memaafkan orang yang menabrak saya dan kemudian berkenalan. Dari hasil pembicaraan basa-basi dua orang yang mencoba saling kenal, ternyata kami mengarah ke daerah tujuan yang sama, hanya beda kelurahan saja. Sebenarnya saya sudah sok tahu dari dari logatnya. Sepanjang jalan saya berpikir, mungkin orang ini ada hubungan silsilah kekeluargaan dengan saya, tapi karena saya males mikir, saya simpulkan, iya, ada silsilah kekeluargaan, dari garis keturunan Nabi Adam Alaihi Salam. Clear. Case Closed. Kami  melanjutkan perjalanan dengan konvoi berdua tanpa bergandengan tangan, sampai pada akhirnya harus berpisah di pertigaan jalan, saya memilih jalan yang lurus, sedangkan dia memilih jalan ke kiri.  Pertigaan jalan yang menjadi lokasi kenangan antara saya dan orang asing yang menabrak saya tadi. Dia sempat mengajak untuk singgah ke rumahnya, namun saya menolak dengan alasan ketupat lebaran di kampung halaman. Saya tidak rela jika ada orang yang terlebih dahulu tester pertamanya.




abuathar
Sumber Gambar: https://moladin.com/apparel-motor/protektor/



3. Jika Mengantuk, Harus Istirahat 

Terakhir, hal yang paling penting, saat bikers merasakan ngantuk, obat terbaik nya hanya berhenti dan beristirahat sampai rasa kantuk hilang. Memaksakan diri berkendara dalam keadaan mengantuk, sama halnya dengan berkendara dalam keadaan setengah tidur. Dalam berkendara dibutuhkan konsentrasi yang cukup. Intinya, mengantuk dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. Ga mau kan?. Makanya, kalau ngantuk, ya harus berhenti istirahat. Hal yang paling menarik dari beristirahat di rest area yang telah disediakan adalah sensasi membuka helm full face. Saat saya datang dan menempati parkiran, di detik-detik membuka helm, semua mata tertuju pada saya. Ga tau kenapa, di saat itu saya merasa seperti Valentino Rossi, bedanya saya agak brewokan kayak Captain America di film AvengersInfinity Wars (*ga usah dibayangin yaa, nanti klepek-klepek), belum sempat cukuran, keburu tergoda oleh iming-iming ketupat lebaran di kampung halaman. Saya berpikir mungkin karena pakaian saya lengkap dengan safety riding equipment dan ditopang oleh perawakan yang gagah. Rest area bisa jadi solusi untuk tidur dengan santai walaupun di sekitarnya berisik banget. Cukup dengan tidur 5-10 menit sudah lumayan memulihkan kondisi tubuh. Seketika ingin melanjutkan perjalanan pulang, saya heran, di saat detik-detik saya mau masang helm full face, kenapa tidak ada yang melihat ke arah saya lagi ya. Saya berpikir, mungkin pas saya datang tadi mereka hanya khawatir helm, barang bawaan dan istri mereka dicuri oleh saya.



Bagi teman-teman yang butuh sepeda motor baru untuk mudik lebaran, Moladin menyediakan pembelian dan kredit sepeda motor dengan jaminan harga terendah. Selain itu Moladin dalam hal proses administrasi lebih mudah, cepat dan nyaman. Dengan mottonya "Ingat Motor, Ingat Moladin",  selama bulan Ramadhan, dari tanggal 1 Mei sampai dengan 15 Juni 2018 berlaku Promo Ramadhan berupa DP ringan dan tambahan diskon untuk pembelian dan kredit sepeda motor. Moladin juga menyediakan spare part dan perlengkapan motor dan berkendara lainnya. Jika teman-teman berminat, silahkan register akun atau melakukan pembelian langsung di Promo Ramadhan Moladin,  untuk mendapatkan harga khusus silahkan menggunakan kode referensi dari saya sebagai berikut: VICTORMART432. 



#Ga sekalian dibeliin, Gan
#Ayuks gue kasi
#Beneran, Gan? Baik banget deh
#Gue kasi brosurnya ntar
#Asyem


abuathar
Sumber Gambar: https://moladin.com/motor/yamaha


Salam Bikers,
Abu Athar (VM Atmanegara)
Labels: C2Live, Coretanku, Moladin

Thanks for reading MENJAJAL ASPAL DENGAN RODA DUA DEMI KETUPAT LEBARAN. Please share...!

4 Comment for "MENJAJAL ASPAL DENGAN RODA DUA DEMI KETUPAT LEBARAN"

aku suka takut lihat yang pulang mudik naik motor jalan bareng kayak semut berjejer sekali ada yang nyenggol bakal banyak motor yang kena, tp mau apa lagi mereka pakai motor juga krn biaya lbh murah

iya sista,, naik motor lebih hemat sii,, tpi tidak disarankan membawa anak kecil dalam perjalanan mudik sepeda motor yaa

mantab bang, emang asyik naik motor, yang penting tetap waspada dan patuh rambu2 lalu lintas agar selamat

siap gan,, hati-hati ditikungan,, skrg pada hobi nikung

Terima kasih atas kunjungan Agan dan Sista.
Silahkan berkomentar dengan bijak dan santun.
[VM Atmanegara]

Back To Top